Detik Detik Kelahiran Rosulullah SAW

-Imam Syihabuddin Ahmad bin
Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i di
kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal
‘Aalam hal. 61 telah menyebutkan:
Bahwa sesungguhnya pada bulan
kesembilan kehamilan Sayyidah
Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), saat
hari-hari kelahiran Baginda Nabi
Muhammad sudah semakin dekat,
Allah SWT semakin melimpahkan
berbagai macam anugerahnya
kepada Sayyidah Aminah, mulai
malam tanggal satu hingga malam
tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal
malam kelahiran Baginda
Rasulullah Muhammad SAW;
Pada malam tanggal 1 Allah SWT
melimpahkan segala kedamaian dan
ketentraman yang luar biasa kepada
Sayyidah Aminah, sehingga Beliau
merasakan ketenangan dan
kesejukan jiwa yang belum pernah
dirasakan sebelumnya.
Pada malam tanggal 2 datang
seruan berita gembira kepadanya
bahwa sebentar lagi dirinya akan
mendapati anugerah agung yang
luar biasa dari Allah SWT.
Pada malam tanggal 3 datang
seruan memanggil
kepadanya…”Wahai Aminah, sudah
dekat saatnya Engkau akan
melahirkan Nabi Agung Rasulullah
Muhammad SAW yang senantiasa
memuji dan bersyukur kepada Allah
SWT”.
Pada malam tanggal 4 Sayyidah
Aminah mendengar beraneka ragam
tasbih para malaikat secara nyata
dan sangat jelas sekali.
Pada malam tanggal 5 Sayyidah
Aminah mimpi bertemu dengan
Nabiyyullah Ibrahim AS Khalilullah.
Pada malam tanggal 6 Sayyidah
Aminah melihat cahaya Rasulullah
SAW memenuhi segala penjuru
alam semesta.
Pada malam tanggal 7 Sayyidah
Aminah melihat para malaikat silih
berganti saling berdatangan
mengunjungi kediamannya
membawa kabar gembira, sehingga
kebahagiaan dan kedamaiannya
semakin memuncak.
Pada malam tanggal 8 Sayyidah
Aminah mendengar seruan
memanggil dimana-mana, suara
tersebut sangat jelas
mengumandangkan….”Berbahagialah
wahai seluruh penghuni alam
semesta, telah dekat saat kelahiran
Nabi Agung Kekasih Allah SWT
Pencipta alam semesta..”
Pada malam tanggal 9 Allah SWT
semakin mengucurkan limpahan
Belas Kasih Sayangnya kepada
Sayyidah Aminah, sehingga tidak
ada sedikitpun rasa sedih, susah
atau sakit dalam diri dan jiwa
Sayyidah Aminah.
Pada malam tanggal 10 Sayyidah
Aminah melihat tanah Khoif dan
Mina ikut bergembira ria
menyambut kelahiran Baginda Nabi
Muhammad SAW .
Pada malam tanggal 11 Sayyidah
Aminah melihat seluruh penghuni
langit dan bumi ikut bersuka cita
menyongsong kelahiran Nabi Besar
Muhammad SAW.
Maka, pada malam 12 Bulan Rabi’ul
Awwal, langit dalam keadaan cerah
tanpa ada mendung sedikitpun, saat
itu Sayyid Abdul Muthalib sedang
bermunajat kepada Allah SWT di
sekitar Ka’bah, dan Sayyidah
Aminah sendirian di rumah, tanpa
ada seorangpun yang
menemaninya, tiba-tiba Beliau
Sayyidah Aminah melihat tiang
rumahnya terbelah, dan
perlahanan-lahan muncul empat
wanita yang sangat anggun nan
cantik jelita dan diliputi cahaya
yang memancar berkemilauan serta
semerbak harum wewangian
memenuhi seluruh ruangan. Tiba-
tiba wanita pertama datang dan
berkata kepada Sayyidah Aminah;
”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia
ini wanita yang mendapati
kemuliaan dan keberuntungan
seperti engkau. Sebentar lagi
engkau akan melahirkan Nabi
Agung junjungan alam semesta
Baginda Nabi Muhammad SAW.
Kenalilah olehmu sesungguhnya aku
ini adalah Hawwa’ Ibunda seluruh
umat manusia. Aku diperintahkan
Allah SWT untuk menemanimu….
Kemudian Ibu Hawwa’ duduk di
samping kanan Sayyidah Aminah.
Dan mendekat lagi wanita yang
kedua kepada Sayyidah Aminah
untuk menyampaikan kabar
gembira kepadanya;
”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia
ini wanita yang mendapati
kemuliaan dan keberuntungan
seperti engkau. Sebentar lagi
engkau akan melahirkan Baginda
Nabi Muhammad SAW, seorang
Nabi Agung yang dianugerahi Allah
SWT kesucian yang sempurna pada
diri dan kepribadiannya. Nabi
Agung yang ilmunya sebagai
sumber seluruh ilmunya para Nabi
dan para kekasihnya Allah SWT.
Nabi Agung yang cahayanya
meliputi seluruh alam. Dan
ketahuilah olehmu wahai Aminah,
sesungguhnya aku ini adalah Sarah
istri Nabiyyullah Ibrahim As, aku
diperintahkan Allah SWT untuk
menemanimu.”
Kemudian Sayyidah Sarah duduk di
sebelah kiri Sayyidah Aminah.
Maka, wanita ketigapun kemudian
mendekat dan menyampaikan
berita gembira kepadanya;
”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia
ini wanita yang mendapati
kemuliaan dan keberuntungan
seperti engkau. Sebentar lagi
engkau akan melahirkan Nabi
Agung Baginda Nabi Muhammad
SAW Kekasih Allah SWT yang paling
agung, dan insan sempurna yang
paling utama mendapati pujian dari
Allah SWT dan dari seluruh
makhuk-Nya. Perlu engkau ketahui
sesungguhnya aku adalah Asiyah
binti Muzahim yang diperintahkan
Allah SWT untuk menemanimu”.
Kemudian sayyidah Asiyah binti
Muzahim tersebut duduk di
belakang Sayyidah Aminah. Sejenak
Sayyidah Aminah semakin kagum,
karena wanita yang ke empat
adalah lebih anggun berwibawa dan
memiliki kecantikan luar biasa.
Kemudian mendekat kepada
Sayyidah Aminah untuk
menyampaikan kabar gembira;
”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia
ini wanita yang mendapati
kemuliaan dan keberuntungan
seperti engkau. Sebentar lagi
engkau akan melahirkan Nabi
Agung Baginda Nabi Muhammad
SAW yang dianugerahi Allah SWT
berbagai macam mukjizat yang
sangat agung dan sangat luar biasa,
Beliaulah junjungan seluruh
penghuni langit dan bumi, hanya
untuk Beliau semata segala bentuk
Sholawat (Rahmat Ta’dhim) Allah
SWT dan Salam Sejahtera-Nya yang
sempurna. Ketahuilah olehmu
wahai Aminah, sesungguhnya aku
adalah Maryam Ibunda Nabiyyullah
Isa AS. Kami semua ditugaskan
Allah SWT untuk menemanimu
demi menyambut kehadiran
Baginda Rasulullah Muhammad
SAW.
Kemudian Sayyidah Maryam Ibunda
Nabiyyullah Isa AS duduk
mendekatkan diri di depan Sayyidah
Aminah. Maka, keempat wanita suci
mulia nan agung di sisi Allah SWT
tersebut kemudian merapat dan
mengelilingi diri Ibunda Rasulullah
Muhammad SAW Sayyidah Aminah
Binti Wahab, sehingga Ibunda
Rasulullah SAW semakin memuncak
rasa kedamaian dan kebahagiaan
dalam jiwanya. Kebahagiaan dan
keindahan yang dialami oleh
Ibunda Rasulullah SAW saat itu,
tidak bisa terlukiskan dengan kata-
kata. Dan peristiwa demi peristiwa
yang sangat agung, semakin Allah
SWT limpahkan demi penghormatan
besar kepada Baginda Rasulullah
Muhammad SAW.
Keajaiban berikutnya adalah
Sayyidah Aminah melihat
sekelompok demi sekelompok
manusia bercahaya saling
berdatangan silih berganti
memasuki ruangan Sayyidah
Aminah dan mereka memanjatkan
puja puji dan tasbih kepada Allah
SWT dengan berbagai macam
bahasa yang berbeda-beda. Detik
berikutnya adalah Sayyidah Aminah
melihat atap rumahnya terbuka dan
terlihat oleh Beliau berbagai
macam bintang-bintang di angkasa
raya yang sangat indah berkilauan
yang saling berterbangan di langit
ke segenap penjuru angkasa yang
sangat cerah dipenuhi cahaya.
Maka, detik berikutnya adalah Allah
SWT perintahkan kepada Malaikat
Ridlwan penjaga sorga agar
mengomando semua bidadari sorga
supaya berdandan rapi cantik jelita
dan memakai segala macam bentuk
perhiasan kain sutera dengan
bermahkotakan emas, intan
permata yang gemerlapan dan
menebarkan wewangian sorga yang
harum semerbak ke segala arah
demi menyambut kedatangan
Baginda Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, Allah SWT limpahkan
mandat khusus kepada Malaikat
Jibril AS untuk mengemban tugas
agung dalam momen yang paling
agung dan bersejarah bagi seluruh
makhluk Allah SWT, Firman Allah
SWT kepadanya; ﻳﺎ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﺻﻒ ﺭﺍﺡ
ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﻓﻲ ﺃﻗﺪﺍﺡ ﺍﻟﺸﺮﺍﺏ ﻳﺎ ﺟﺒﺮﺑﻞ
ﺍﻧﺸﺮ ﺳﺠﺎﺩﺍﺕ ﺍﻟﻘﺮﺏ ﻭﺍﻟﻮﺻﺎﻝ ﻟﺼﺎﺣﺐ
ﺍﻟﻨﻮﺭ ﻭﺍﻟﺮﻓﻌﺔ ﻭﺍﻹﺗﺼﺎﻝ ﻳﺎ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﻣﺮ
ﻣﺎﻟﻜﺎ ﺃﻥ ﻳﻐﻠﻖ ﺃﺑﻮﺍﺏ ﺍﻟﻨﻴﺮﺍﻥ ﻳﺎ
ﺟﺒﺮﻳﻞ ﻗﻞ ﻟﺮﺿﻮﺍﻥ ﺃﻥ ﻳﻔﺘﺢ ﺃﺑﻮﺍﺏ
ﺍﻟﺠﻨﺎﻥ ﻳﺎ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﺍﻟﺒﺲ ﺣﻠﺔ ﺍﻟﺮﺿﻮﺍﻥ
ﻳﺎ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﺍﻫﺒﻂ ﺇﻟﻰ ﺍﻷﺭﺽ ﺑﺎﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﺍﻟﺼﺎﻓﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﻘﺮﺑﻴﻦ ﻭﺍﻟﻜﺮﻭﺑﻴﻴﻦ
ﻭﺍﻟﺤﺎﻓﻴﻦ ﻳﺎ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﻧﺎﺩ ﻓﻲ
ﺍﻟﺴﻤﻮﺍﺕ ﻭﺍﻷﺭﺽ ﻓﻲ ﻃﻮﻟﻬﺎ ﻭﺍﻟﻌﺮﺽ
ﻗﺪ ﺁﻥ ﺃﻭﺍﻥ ﺍﺟﺘﻤﺎﻉ ﺍﻟﻤﺤﺐ ﺑﺎﻟﻤﺤﺒﻮﺏ
ﻭﺍﻟﻄﺎﻟﺐ ﺑﺎﻟﻤﻄﻠﻮﺏ
Yang artinya kurang lebih;
“Hai Jibril, serukanlah kepada
seluruh arwah suci para Nabi, para
Rasul dan para Wali agar
berkumpul berbaris rapi
menyambut kedatangan Nabi Agung
Muhammad SAW. Hai Jibril,
bentangkanlah hamparan kemuliaan
dan keagungan derajat Al-Qurb dan
Al-Wishal kepada Nabi Agung
Muhammad SAW yang memiliki Nur
dan Maqam luhur di Sisi-Ku. Hai
Jibril, perintahkanlah kepada Malik
agar menutup semua pintu neraka.
Hai Jibril, perintahkanlah kepada
Ridlwan agar membuka seluruh
pintu sorga. Hai Jibril, pakailah
olehmu Hullah Ar-Ridlwan (pakaian
khusus yang diliputi Keridloan-Ku)
demi menyambut Kekasih-Ku Nabi
Agung Muhammad SAW. Hai Jibril,
turunlah ke bumi dengan membawa
seluruh pasukan malaikat, para
Malaikat Muqarrabin, para Malaikat
Karubiyyin, para Malaikat yang
selalu mengelilingi ‘Arasy, suruh
mereka semua turun ke bumi dan
berbaris rapi demi memuliakan dan
mengagungkan kedatangan Kekasih-
Ku Nabi Agung Muhammad SAW.
Hai Jibril, kumandangkanlah seruan
di seluruh penjuru langit hingga
lapis ke tujuh dan di segenap
penjuru bumi hingga lapisan paling
dalam, beritakan kepada seluruh
makhluk-Ku bahwa sesungguhnya …
Sekarang telah tiba saatnya
kedatangan Nabi akhir zaman, Nabi
Agung kekasih Allah SWT, Baginda
Nabi Muhammad SAW ………….
Kemudian seketika itu pula
Malaikat Jibril AS secepat kilat
langsung melaksanakan seluruh
mandat khusus dan agung dari
Allah SWT tersebut. Serentak Beliau
bawa seluruh pasukan malaikat
turun ke bumi hingga memenuhi
seluruh gunung-gunung Makkah
dan berbaris rapi meliputi seluruh
tanah suci Makkah. Sayap-sayap
mereka terlihat laksana mega-mega
putih berkilauan memenuhi
angkasa. Dan saat itu pula seluruh
hewan-hewan yang ada di segenap
penjuru di bumi, di lautan dan di
angkasa bersuka cita demi
menyambut kedatangan Baginda
Nabi Muhammad SAW.
Ibunda Rasulullah SAW Sayyidah
Aminah berkata; Saat itu pula,
dengan ijin Allah SWT, bisa terlihat
jelas olehku gedung-gedung yang
ada di Syiria dan Palestina. Aku juga
melihat tiga pilar bendera yang
dibawa oleh para malaikat. Yang
satu ditancapkan di jagad timur,
yang satu ditancapkan di jagad
barat dan yang satunya lagi di atas
Ka’bah Baitullah. Dalam keadaan
yang dipenuhi oleh misteri segala
keajaiban yang sedemikian rupa,
seketika pula datang serombongan
burung-burung bercahaya yang
indah memenuhi ruanganku, datang
silih berganti.
Paruh dan sayapnya adalah berupa
mutiara zamrud dan yaqut yang
indah sekali. Burung-burung
tersebut menebarkan berbagai
macam mutiara dan permata yang
beraneka ragam indahnya di
ruanganku. Setelah itu mereka
serentak memanjatkan puja puji
dan tasbih kepada Allah SWT. Dan
aku lihat pula para malaikat datang
bergerombolan dan silih berganti
sambil membawa mabkharah
(tempat dupa) berupa emas merah
dan emas putih yang berisikan
dupa-dupa wewangian sorga yang
semerbak harum baunya memenuhi
seluruh jagad raya, sambil
bergemuruh suara mereka
mengucapkan sholawat dan salam
kepada Nabi Agung Rasulullah
Muhammad SAW. Seketika itu pula
aku lihat bulan terbelah di atasku
laksana qubah, dan bintang-bintang
gemerlapan berjajar rapi di atas
kepalaku laksana mata rantai emas
intan permata.
Dan tiba-tiba telah ada di sisiku
secangkir minuman putih bening
melebihi susu. Seketika aku
meminumnya, dan terasa nikmat
sekali, kelezatan manisnya melebihi
gula dan madu, dan kesejukkannya
melebihi salju (es). Maka seketika
lepaslah segala dahagaku. Sangat
terasa nikmat, segar dan lezat
sekali yang belum pernah aku
rasakan sebelumnya. Seketika
cahaya yang luar biasa meliputi
diriku. Kemudian, datanglah burung
putih berkilauan cahaya mendekati
dan mengusapkan sayapnya pada
diriku. Saat itulah tanda-tanda
kelahiran mulai aku rasakan dan
aku bersandar pada para wanita
yang ada di sekelilingku. Seketika
lahirlah Nabi Agung akhir zaman,
Kekasih Allah SWT yang sempurna,
Rasulullah Muhammad SAW, dan
saya tidak melihat kecuali hanya
sinar cahaya yang sangat agung.
Tidak lama kemudian, aku melihat
putraku (Rasulullah Muhammad
SAW) telah berada di sampingku
terselimuti dengan sutera putih di
atas hamparan sutera hijau dalam
keadaan sujud mengiba ke hadirat
Allah SWT dengan mengangkat jari
telunjuknya. Dan saya mendengar
Beliau Rasulullah SAW
mengucapkan ; ﺃﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ
ﻭﺃﺻﻴﻼ
……….”Allah Maha Besar dengan
segala Keagungan-Nya, Segala Puji
bagi Allah atas segala anugerah-
Nya, Maha Suci Allah kekal abadi
selama-lamanya………”
Pada saat itulah semakin
memuncak kegembiraan seluruh
penghuni alam semesta. Para
Malaikat, Para Nabi, Para Wali,
Para bidadari sorga, seluruh
makhluk-makhluk Allah SWT yang
ada di daratan, di lautan di angkasa
dan bahkan bumi, laut, udara,
bintang-bintang, bulan, matahari,
langit, kursiy dan Arasy, seluruhnya
benar-benar meluapkan
kegembiraan dan memuncakkan
Sholawat Ta’dhim kepada Kekasih
Allah SWT, Nabi Akhir Zaman,
Baginda Rasulullah Muhammad
SAW. Dan bahkan Ka’bah Baitullah
ikut bergetar selama 3 hari
berturut-turut karena bahagia dan
bangga menyambut kelahiran
Baginda Nabi Muhammad SAW.
Sebagaimana yang telah disebutkan dalam Maulid Ad-diba’iy Lil Imam Abdur Rahman Ad-Diba’iy hal 192 dan 193 ;
ﻓﺎﻫﺘﺰ ﺍﻟﻌﺮﺵ ﻃﺮﺑﺎ ﻭﺍﺳﺘﺒﺸﺎﺭﺍ ﻭﺍﺯﺩﺍﺩ
ﺍﻟﻜﺮﺳﻲ ﻫﻴﺒﺔ ﻭﻭﻗﺎﺭﺍ ﻭﺍﻣﺘﻸﺕ
ﺍﻟﺴﻤﻮﺍﺕ ﺃﻧﻮﺍﺭﺍ ﻭﺿﺠﺖ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﺗﻬﻠﻴﻼ ﻭﺗﻤﺠﻴﺪﺍ ﻭﺍﺳﺘﻐﻔﺎﺭﺍ
Yang artinya kurang lebih;
“Sesungguhnya (pada saat kelahiran
Baginda Nabi Muhammad SAW),
‘Arasy seketika gentar hebat luar
biasa meluapkan kebahagiaan dan
kegembiraannya, dan Kursiy juga
semakin tambah kewibawaan dan
keagungannya, dan seluruh langit
dipenuhi cahaya yang bersinar
terang dan para malaikat
seluruhnya serentak bergemuruh
memanjatkan tahlil, tamjid dan
istighfar kepada Allah SWT dengan
mengucapkan; ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ
ﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ
ﺃﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ
Yang artinya kurang lebih; “Maha
Suci Allah, Segala puji bagi Allah,
Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah
Maha Besar, saya beristighfar
(memohon ampun) kepada Allah
SWT..”
Sesungguhnya dengan keagungan
Beliau Baginda Rasulullah
Muhammad SAW di sisi Allah SWT,
maka Allah SWT telah
memerintahkan kepada para
malaikat-Nya yang agung yakni
Malaikat Jibril, Malaikat
Muqarrabin, Malaikat Karubiyyin,
Malaikat yang selalu mengelilingi
Arasy dan lainnya agar serentak
berdiri pada saat detik-detik
kelahiran Baginda Nabi Muhammad
SAW dengan memanjatkan Tasbih,
Tahmid, Tahlil, Takbir, dan Istighfar
kepada Allah SWT.
Semua fenomena keajaiban-
keajaiban agung yang terjadi pada
saat detik-detik kelahiran Baginda
Nabi Muhammad SAW yang
diwujudkan oleh Allah SWT,
semata-mata hanya menunjukkan
kepada semua makhluk-makhluknya
Allah SWT bahwa Baginda Nabi
Muhammad SAW adalah makhluk
yang paling dicintai-Nya, makhluk
yang paling agung dan mulia
derajatnya di sisi-Nya.
Dan riwayat-riwayat semua yang
tersebutkan di atas, bukan sekedar
cerita belaka, namun telah kami
nukil data-datanya dari kitab-kitab
para ulama ahlussunnah waljama’ah
yang sangat akurat dan otentik.
Diantaranya adalah Kitab Al-Hawi
Lil Fatawi yang dikarang oleh Al-
Imam Asy-Syaikh Jalaluddin Abdur
Rahman As-Suyuthi yang telah
mengarang tidak kurang dari 600
kitab yang dijadikan
marja’ (pedoman) bagi para ulama
ahlussunnah waljama’ah dalam
penetapan hukum-hukum syariat
Islam. Bahkan para ulama
ahlussunnah waljama’ah telah
sepakat menjuluki Beliau dengan
gelar ‘Jalaaluddiin’ yakni sebagai
pilar keagungan agama Islam.
Bukan hanya dari kitab Beliau saja
kami menukil, namun juga dari
kitab-kitab para ulama ahlussunnah
waljama’ah lainnya yang juga telah
disepakati dan dijadikan sebagai
sumber pedoman oleh para ulama.
Di antaranya adalah:
Kitab Dalailun Nubuwwah Lil Imam
Al-Baihaqi
Kitab Dalailun Nubuwwah Lil Imam
Abu Na’im Al-Ashfahaniy
Kitab An-Ni’matul Kubra ‘Alal
‘Aalam Lil Imam Syihabuddin
Ahmad Ibnu Hajar Al-Haitami
Kitab Sabiilul Iddikar Lil Imam
Quthbul Ghouts Wad-Da’wah Wal-
Irsyad Al-Habib Abdullah bin ‘Alawi
Al-Haddad
Kitab Al-Ghurar Lil Imam Al-Habib
Muhammad bin Ali bin Alawiy
Khird Ba Alawiy Al-Husainiy
Kitab Asy-Syifa’ Lil Imam Al-Qadli
‘Iyadl Abul Faidl Al-Yahshabiy
Kitab As-Siirah An-Nabawiyyah Lil
Imam As-Sayyid Asy-Syaikh Ahmad
bin Zaini Dahlan Al-Hasaniy
Kitab Hujjatullah ‘Alal ‘Aalamin Lis
Syaikh Yusuf bin Ismail An-
Nabhaniy…dan kitab-kitab lainya
yang mu’tamad dan mu’tabar
(diakui dan dijadikan pedoman oleh
para ulama).
Sumber: Kitab Nurul Musthofa Jilid
1, Habib Murtadho bin Abdullah
bin Ahmad Al-Kaff seperti ditulis
http://www.sarkub.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s